Apa yang harus diperhatikan untuk memulai usaha rumah makan secara patungan (joint venture)

11 Sep

JointVenturesSemangat pagi,

Mungkin Anda atau seseorang yang Anda kenal pernah melakukan hal ini,

jika Anda sudah mengalami atau sedang menjalaninya , bisa jadi postingan ini bisa bermanfaat bagi Anda. Tapi jika Anda belum mengalami dan masih akan mengalami, maka postingan ini mudah-mudahan lebih bermanfaat lagi bagi Anda.. :)

Well..

postingan berikut sekali lagi ditujukan untuk para calon juragan, yang akan memulai sebuah bisnis (usaha).

Ada kalanya pada saat kita mau memulai sebuah usaha, kita merasa takut gagal (baca : rugi) atau merasa kurang modal. Untuk itu kita perlu menggandeng orang lain untuk menyatukan modal, supaya modal awal kita bisa lebih besar, atau bisa jadi kita menggandeng orang lain atau temen kita, sekedar untuk di jadikan teman curhat saja saat bisnis patungan ini nantinya gagal  :)

 

Apa yang di maksud bisnis patungan dan mengapa ada?

 

Bisnis patungan seperti yang sudah disinggung di atas, adalah bisnis yang di modali (di awali) dengan banyak kepala. Biasanya bisnis ini dimulai dengan kumpul-kumpul antar teman, yang kemudian menjurus kepada pembicaraan mengenai keinginan untuk memulai kegiatan yang lebih bermanfaat. Jadi ngumpulnya masih tetep jalan, akan tetapi ada manfaat lain dari hanya sekedar ngumpul-ngumpul biasa. Istilahnya  “tiada gading yang tak retak”… (mikir: eee.. kayaknya salah deh )… “sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui”.. (nah ini baru bener)

 

Pemicu dari ide awal bisnis ini ada beberapa factor, diantaranya :

 

  1. Diantara para pendiri (founder) yang sekaligus pemodal, merasa memiliki skill (keahlian) yang berbeda-beda, akan tetapi jika di satukan, maka akan bisa membuat sinergi dalam kegiatan pengembangan bisnis/ usaha
  2. Ada salah satu orang yang mempunya ide  (yang menurut dia brilliant), akan tetapi tidak cukup modal untuk mewujudkannya
  3. Merasa jenuh dengan kegiatan yang ada sekarang dan ingin memulai sesuatu yang baru dan lebih mengakrabkan pertemanan yang ada sekarang

 

Tunggu dulu… niat mulia ini tidak serta merta bisa selalu berjalan mulus, bisa jadi sebuah niat baik belum tentu berakhir dengan baik

Baca lebih lanjut

Segmentasi Bisnis Makanan

15 Mei

Salam pengusaha dan calon pengusaha bisnis makanan…

Yang akan kita bahas kali ini bukan dari sisi pelanggan, akan tetapi dari sisi lain yang mungkin Anda belum memikirkannya

Jika Anda akan menggeluti bisnis makanan, Tahukan Anda bahwa bergerak di bisnis makanan tidak bisa di samaratakan metode dan karakteristiknya, akan tetapi jika Anda mencermatinya, maka Anda akan melihat beberapa kriteria dalam bisnis makanan. Dari beberapa kriteria ini ,Anda bisa menentukan di bisnis makanan yang mana yang ingin dan sedang anda tekuni

Karena didalam bisnis terdapat teori “be more specific” maka kriteria-kriteria ini akan bisa  membantu  Anda untuk mengejawantahkan teori tersebut

1. Waktu

Yang di maksud dari sisi waktu ini bukan diambil dari berapa lama Anda telah mendirikan bisnis ini. Akan tetapi Bisnis makanan bisa di bedakan dari sisi waktu, yang artinya  meskipun Anda membuka warung /depot dari pagi sampai malam, akan tetapi Anda hanya mempunyai beberapa waktu terbaik dalam penjualan Anda, bisa pagi,siang atau malam hari. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa factor, bisa dari jenis makanan yang Anda sajikan, atau mungkin dari daerah (wilayah) temapat warung Anda berada (dekat kampus, perkantoran atau perumahan)

Baca lebih lanjut

Mencatat Konsumsi Bahan Baku sebagai HPP (Costing)

21 Nov

Seperti yang sudah dijanjikan pada postingan sebelumnya tentang Perhitungan HPP pada Bisnis Rumah Makan, maka kali ini kita akan membahas bagaimana cara mencatat konsumsi bahan baku sebagai HPP melalui menu costing.

Pada Armadillo Accounting telah tersedia menu Costing. Dalam hal ini, Costing adalah istilah bagi kami untuk proses mengeluarkan atau mengambil barang dari gudang yang dialokasikan sebagai biaya.

Nah, kali ini kita akan memanfaatkan menu costing ini untuk mencatat konsumsi bahan baku pada bisnis rumah makan Anda untuk dialokasikan sebagai HPP.

Baca lebih lanjut

Menghitung HPP pada Bisnis Rumah Makan

21 Nov

Secara umum, metode penghitungan HPP (harga pokok penjualan) dibagi menjadi 2 (dua), yaitu :

  1. Metode Physical, disebut juga metode Periodik adalah metode menghitung HPP dengan cara menghitung stok/persediaan yang ada secara berkala (dalam periode tertentu) kemudian mengurangkannya terhadap data stok terakhir sehingga diperoleh selisih jumlah stok/persedian untuk dihitung dan dijurnal sebagai HPP. Sehingga laporan rugi laba yang valid hanya bisa diperoleh pada akhir periode yang ditentukan.
  2. Metode Perpetual, adalah metode menghitung HPP pada saat yang sama dilakukan penjualan atau terjadi mutasi. Dengan metode perpetual, maka laporan rugi laba akan selalu valid setiap saat. Namun metode ini sangat menyulitkan jika menggunakan pembukuan manual. Biasanya metode ini digunakan pada software akuntansi, termasuk pada Armadillo Accounting.

Lantas, untuk bisnis rumah makan Anda, metode mana yang cocok..??

Baca lebih lanjut

Laporan Penjualan Harian Rumah Makan

15 Nov

Laporan penjualan di sini adalah rekap dari transaksi yang dilakukan di kasir menggunakan Armadillo Cashier. Laporan Penjualan disediakan dalam format tanpa detail dan format dengan detail, sehingga bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan.

Untuk menampilkan laporan yang dimaksud, Anda bisa klik Menu pada Armadillo Cashier – pilih Daftar Laporan – kemudian pilih Laporan Transaksi Penjualan. Adapun preview dari laporan penjualan harian adalah sebagai berikut :

Baca lebih lanjut

Contoh Database Armadillo

15 Nov

Bagi Anda yang sudah mendownload free trial Armadillo Accounting dan Armadillo Cashier dari website kami, Anda bisa memulai dengan membuat database baru dan mencoba memasukkan data persediaan sendiri dari awal.

Namun jika Anda gak mau ribet dan mau database contoh jadinya, silakan download di link berikut :

http://armadilloaccounting.com/contohDBresto.zip

Setelah Anda download, buka file-nya dan extract isinya ke suatu folder, misal di drive D kemudian buat folder baru dengan nama DATABASE (D:\DATABASE).

Baca lebih lanjut

Memilih Software untuk Rumah Makan

15 Nov

Sebelum Anda memilih Software untuk bisnis rumah makan Anda, Anda harus mengenal terlebih dahulu siapa rekanan Anda dalam melakukan komputerisasi bisnis Anda ini. Apakah seorang programmer individu? Apakah sebuah konsultan akuntansi/keuangan umum? Apakah suatu lembaga pengembang software umum? Atau lembaga konsultan khusus software keuangan yang juga mengembangkan software keuangan sendiri?. Pilihan ada di tangan Anda sebagai seorang owner bisnis rumah makan, ataupun manager yang dipercaya untuk mengelola bisnis rumah makan oleh pemilik modal.

Baca lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.